Kamis, 12 Desember 2019

DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP POLA PENINGKATAN PENYAKIT DBD (DEMAM BERDARAH DENGUE)




          

Perubahan iklim adalah perubahan  pola cuaca yang terjadi dikarenakan meningkatnya konsentrasi karbon dioksida yang berasal dari hasil pembakaran  bahan bakar fosil . Perubahan iklim sangat berpengaruh terhadap pola penyebaran penyakit , ada banyak dampak yang dapat terjadi akibat perubahan iklim antara lain yaitu penipisan lapisan ozon yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit dan juga dapat menyebabkan perubahan penyebaran vector penyakit.
            Salah satu contoh  dampak dari perubahan cuaca adalah meningkatnya kejadian penyakit demam berdarah dengue atau dikenal dengan DBD, penyakit DBD  adalah penyakit menular akibat virus yang dapat di tularkan melalui nyamuk Aedes aegypti.  kejadian DBD  ini biasanya terjadi ketika perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan . mengapa kejadian DBD meningkat saat musim hujan ?  Hal ini dikarenakan saat curah hujan tinggi dapat menimbulkan genangan air yang menjadi tempat tinggal dan tempat nyamuk aedes aegypti menetaskan telurnya.



Siklus penularan virus DBD (Demam Berdarah Dengue)

          

untuk itu sebelum musim hujan tiba masyarakat harus sadar akan pentingnya hal ini dengan melakukan perubahan perilaku dengan memberantas perkembanga biakkan atau sarang nyamuk, misalnya menutup tempat-tempat penampungan air dan membersihkan pekarangan rumah dari sampah plastic maupun kaleng yang menjadi tempat perkembangbiakkan nyamuk aedes aegypti. Kemudian melakukan strategi pencegahan dan pengendalian sarang nyamuk melalui 3M yaitu Menguras, Menutup, dan Mengubur penampungan air maupun sampah ,serta meningkatkan peran pemerintah dalam hal pemberantasan penyakit DBD agar masyarakat terbebas dari penyakit tersebut.